Komponen Jaringan Komputer dan Topologi

 Komponen Jaringan Komputer dan Topologi

Nafisa Dwi Arisanti / 22 / XI MIPA 2

Komponen Jaringan Komputer

Komponen jaringan komputer adalah bagian utama yang diperlukan untuk menginstal software untuk membantu dalam membangun jaringan komputer. Terdapat beberapa jaringan penting yang harus ada adi dalam jaringan komputer, seperti NIC, Switch, Kabel, Hub, Router, dan modern. Terdapat penggunaan kabel jika jaringan tersebut menggunakan wired network, namun jika jaringan yang akan dibuat menggunakan wireless network, maka kabel tidak dibutuhkan untuk jaringan ini.

1. NIC (Network Interface Card)


NIC adalah komponen perangkat keras yang digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya ke jaringan. Terdapat 2 jenis NIC yaitu :
- Wired : NIC berkabel hadir di dalam motherboard. Kabel dan konektor digunakan dengan NIC kabel untuk mentransfer date.
- Wireless : NIC nirkabel berisi antena untuk mendapatkan koneksi melalui jaringan nirkabel, misalnya komputer laptop berisi NIC nirkabel

2. Repeater 


Repeater berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeater, sinyal dari suatu komputer dapat masuk ke keomputer lain yang letaknya berjauhan.
3. Hub


Hub memiliki fungsi yang sama dengan repeater, namun hub terdiri dari beberapa por sehingga hub disebut juga multiport repeater. Repeater dan hub bekerja di physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunakan metode broadcast dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan sinyal.

4. Bridge 


Bridge berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.

5. Switch


Switch memiliki fungsi yang sama dengan bridge, hanya sajaswitch terdiri dari beberapa port sehinggan switch disebut dengan multiport bridge. Dengan kemampuan tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.

6. Router



Router adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menghubungkan LAN dengan koneksi internet. Router digunakan untuk menerima, menganalisis dan meneruskan paket yang masuk ke jaringan lain. ROuter bekerja di layer 3 (Network layer) dari model referensi OSI. Router meneruskan paket berdasarkan informasi yang tersedia di tabel routing.

7. Modem

Modem berfungsi untuk menghubungkan komputer ke koneksi internet yang tersedia melalui saluran telepon yang ada. Tidak seperti NIC, modem tidak terintegrasi dengan mothernoard komputer. Itu datang sebagai bagian terpisah yang dapat diinstal pada slot PCI yang ditemukan pada motherboard.

8. Kabel dan Konektor


Kabel adalah salah stau cara media transmisi yang dapat mengirimkan sinyal komunikasi. Tipologi jaringan kabel menggunakan jenis kabel khusus untuk menghubungkan koputer di jaringan. Terdapat 2 jenis kabel yang sering di pakai dalam komponen jaringan.
- Kabel coaxial : kabel coaxial lebih menyerupai kabel instalasi TV dan lebih mahaldaripada kabel twisted pair tetapi memberikan kecepatan transmisi data yang tinggi.
- Kabel serat optik : Kabel berkecepatan tinggi yang mentransmisikan data menggunakan sinar cahaya melalui serat terikat kacat. Kabel ini adalah kabel transmisi data yang tinggi dibandingkan jenis kabel lainnya. Tetapi biaya serat optik sangat mahal yang hanya dapat dibeli dan dipasang di tingkat pemerintahan.  

Komponen Jaringan Topologi

Topologi jaringan komputer adalah metode atau cara yang digunakan agar bisa menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel atau pun nirkabel (tanpa kabel).
Topologi jaringan komputer berfungsi untuk mengetahui bagaimana masing-masing komputer atau host dalam jaringan komputer dapat saling berkomunikasi satu sama lain.
1. Topologi Ring 


Topologi ring/ topologi cincin adalah jenis topologi jaringan yang digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Topoligi jaringan ring ini hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi 
Kelebihan :
- Biaya instalasinya murah.
- Performa koneksi cukup baik.
- Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah.
- Implementasinya mudah dilakukan.
Kekurangan :
- Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terbilang rumit.
- Sangat rentan terjadi tabrakan arus data.
- Jika salah satu koneksi bermasalah koneksi pada jaringan akan terputus.
2. Topologi Bus


Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana. Umumnya dilakukan pada instalasi jaringan berbasis kabel coaxial. Tobologi bus menggunakan kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC
Kelebihan :
- Penambahan client atau workstation baru mudah dilakukan.
- Mudah digunakan dan sangat sederhana.
- Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit.
Kekurangan :
- Sering terjadi tabrakan arus data.
- Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien.
- Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan.
- Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka komputer workstation akan terganggu.
3. Topologi Mesh


Topologi mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Jaringan topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.
Kelebihan :
- Bandwidth limitnya cukup besar.
- Security data pada topologi ini sangat baik.
- Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak.
Kekurangan :
- Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak.
- Biaya instalasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel.
- Instalasinya sangat rumit.
4. Topologi Star


Topologi star atau disebut juga topologi bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana umumnya menggunakan hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.
Kelebihan :
- Jaringan topologi ini tetap berjalan baik meski salah satu komputer client bermasalah.
- Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik.
- User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan.
- Lebih fleksibel.
Kekurangan :
- Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel.
- Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami masalah.
- Sangat tergantung pada terminal pusat.
5. Topologi Tree


Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Umumnya, topologi tree digunakan untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.
Kelebihan :
- Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas.
- Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih mudah.
Kekurangan :
- Memiliki kinerja jaringan yang lambat.
- Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal.
- Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini.
- Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah.
6. Topologi Peer to Peer


Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Umumnya topologi peer to peer menggunakan satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagai data.
Kelebihan :
- Biaya instalasi sangat murah.
- Proses instalasi mudah.
- Setiap komputer bisa berperan sebagai server atau client.
Kekurangan :
- Sangat sulit dikembangkan.
- Security dalam topologi ini sering bermasalah.
- Proses troubleshooting termasuk rumit.
7. Topologi Linier


Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus berurut. Umumnya topologi ini hanya menggunakan satu kabel utama sebagai konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer. 
Kelebihan :
- Mudah dikembangkan.
- Penggunaan kabel sedikit.
- Tata letak topologi linier sederhana dan mudah.
- Topologi ini tidak membutuhkan kendali sentral.
Kekurangan :
- Kepadatan trafik data cukup tinggi.
- Keamanan data tidak terjamin.
8. Topologi Hybrid


Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berbeda dan membentuk jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk topologi hybrid.
Kelebihan :
- Bersifat fleksibel.
- Penambahan koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah.
Kekurangan :
- Proses installasi dan pengaturannya cukup rumit.
- Manajemen topologi hybrid sangat sulit dilakukan.
- Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal.


Komentar